2013 itu
- jadi OS di IOP
- akhirnya ke Bali dan Jogja (for the first time of my life?)
- A.Y.E.R.A (ASEAN Youth Exchange in Regional Architecture)
- Gajah-gajahan
- Melewatkan kesempatan tiga kali wisuda
- Beli dua hape dengan uang sendiri (Yang akhirnya ilang)
- Kepaksa bayar uang semesteran sendiri (Ayah Ibu gak tahu)
- Lombok dengan Mikha dan Eca serta kru IOP yang kece
Apa lagi ya, banyaaaak. Alhamdulillah, sungguh indah karunia-Mu
Senin, 30 Desember 2013
Jumat, 27 Desember 2013
Senja Surabaya
Warnanya jingga, sungguh merona
Tampak cerah diiringi azan magrib yang menggema
Ketika air wudhu membasuh raga
Alangkah indah karya sang pencipta
Tidak terlalu ingat apakah ini senja yang terindah?
Tapi kembali terbayang senja di Kota gajah dan Pulau Dewata atau Nusa Tenggara
Teralun lembut keikhlasan syukur yang tiada terkira
Tahun ini sungguh luar biasa
Satu titik noda paling besar memang kentara
Gagal lulus sesuai semestinya
Namun dibalik itu semua, tahun ini sungguh luar biasa
Alhamdulillah, aku mensyukuri-Nya sepenuh jiwa
Tahun depan semoga (harus) lebih bermakna
Tahun dimana titik balik tidak lagi jadi mahasiswa
Sebagai (pencari) kerja
Demi mengabulkan doa orangtua
... Dan melanjutkan setiap mimpi dan cita-cita
Tampak cerah diiringi azan magrib yang menggema
Ketika air wudhu membasuh raga
Alangkah indah karya sang pencipta
Tidak terlalu ingat apakah ini senja yang terindah?
Tapi kembali terbayang senja di Kota gajah dan Pulau Dewata atau Nusa Tenggara
Teralun lembut keikhlasan syukur yang tiada terkira
Tahun ini sungguh luar biasa
Satu titik noda paling besar memang kentara
Gagal lulus sesuai semestinya
Namun dibalik itu semua, tahun ini sungguh luar biasa
Alhamdulillah, aku mensyukuri-Nya sepenuh jiwa
Tahun depan semoga (harus) lebih bermakna
Tahun dimana titik balik tidak lagi jadi mahasiswa
Sebagai (pencari) kerja
Demi mengabulkan doa orangtua
... Dan melanjutkan setiap mimpi dan cita-cita
Kamis, 19 Desember 2013
Gravity
Something always brings me back to you...
I don't wanna fall in another moments into your gravity...
(Sara Bareilles - Gravity)
2014 tinggal menghitung hari saja. Tapi apakah semua akan terasa berubah? Siapa yang tahu, segala sesuatunya telah menjadi rahasia-Nya. Heeey... 8 tahun coy. 8 tahun dengan pasang surutnya. Dengan segala sedu sedan. Dengan ratusan bahkan ribuan kupu-kupu tiap aku akan beremu denganmu. 8 tahun yang artinya sewindu. Sewindu yang semakin pamor dinyanyikan oleh Tulus dengan gayanya yang dari planet Uranus. Baru sadar bahwa setiap kali aku berusaha menghndar ternyata ada saja kesempatan untuk kita bertemu tanpa sadar. Dahulu seringnya aku berfikir bahwa ini semua hanya bertepuk sebelah tangan saja. Namun, akhir-akhir ini rasanya aneh ketika aku ke ge-eran dengan segala tanggapanmu bahkan keperhatian hingga keprihatinanmu padaku. Apakah kamu memang pencipta "gravity" untuk hubungan ini. Atau hanya aku yang dibodohi dengan belenggu khayalan semu.
I don't wanna fall in another moments into your gravity...
(Sara Bareilles - Gravity)
2014 tinggal menghitung hari saja. Tapi apakah semua akan terasa berubah? Siapa yang tahu, segala sesuatunya telah menjadi rahasia-Nya. Heeey... 8 tahun coy. 8 tahun dengan pasang surutnya. Dengan segala sedu sedan. Dengan ratusan bahkan ribuan kupu-kupu tiap aku akan beremu denganmu. 8 tahun yang artinya sewindu. Sewindu yang semakin pamor dinyanyikan oleh Tulus dengan gayanya yang dari planet Uranus. Baru sadar bahwa setiap kali aku berusaha menghndar ternyata ada saja kesempatan untuk kita bertemu tanpa sadar. Dahulu seringnya aku berfikir bahwa ini semua hanya bertepuk sebelah tangan saja. Namun, akhir-akhir ini rasanya aneh ketika aku ke ge-eran dengan segala tanggapanmu bahkan keperhatian hingga keprihatinanmu padaku. Apakah kamu memang pencipta "gravity" untuk hubungan ini. Atau hanya aku yang dibodohi dengan belenggu khayalan semu.
Rabu, 21 Agustus 2013
Mulai dari NOL ya
Minal aidin semuanya. Idul Fitri untuk silaturahmi dan bermaaf-maafan membuat setiap insan kembali suci. Bersih dari kesalahan yang lampau. Putih layaknya seragam sekolah yang belum basah. Jargon "Mulai dari NOL" kugunakan dalam setiap pengiriman teks permintaan maaf untuk kawan, handai tolan, dan siapapun yang telah mengirimiku terlebih dahulu ucapan lebaran.
Tapi Mulai dari NOL sepertinya juga berlaku sebagai visi ku di semester kedua tahun ini. Setelah pada awal tahun lalu mengungkapkan segenap harapan dan ucapan yang ingin tercipta tahun ini. Baru enam bulan berlangsung aku sudah merasa keinginan ku sudah terpenuhi (kecuali satu hal). Yaps, mulai dari karir, masalah kantong, jalan-jalan, pergi ke Thailand. Semuanya hadir dengan seksama dan aku sangat menikmatinya. Bahkan aku merasa tidak terlalu memaksa ini itu terjadi di hidupku.
Mulai dari NOL juga berarti aku juga harus merombak ulang skripsiku. Skripsi, sidang, wisuda masih menjadi visi yang gagal total. Keinginan untuk wisuda oktober lenyap, karena yudisium tanggal 5 September, sedangkan aku dijanjikan untuk sidang minggu kedua september juga. Sehingga aku merasa lebih baik aku memperbaiki skripsiku daripada yang kemarin yang terkesan asal jadi saja. Sehingga mari aku muali ini semua dari nol.
Langkah awal tentunya akan sangat berat. Sama seperti setiap pekerjaan yang lainnya akan sangatlah berat saat memulai. Mari memulai semuanya dari nol. Toh tidak ada salahnya menjadi gelas kosong yang siap diisi oleh air jernih, nutrisari jeruk, pun dengan jamu gendong yang super pait. Daripada menjadi gelas yang sudah terisi susu milo, tapi tidak pernah diminum sampai basi.
(Note ini hanya menjadi pemikiran positifku ditengah redupnya suasana hati, sayunya mata ini, beratnya beban untuk ijin sekali lagi untuk uang saku ke Ayah Ibu, perihnya melihat teman-teman seangkatan sudah mengacungkan tangan untuk melanjutkan masa depan, tapi aku justru tercecer di belakang)
Tapi Mulai dari NOL sepertinya juga berlaku sebagai visi ku di semester kedua tahun ini. Setelah pada awal tahun lalu mengungkapkan segenap harapan dan ucapan yang ingin tercipta tahun ini. Baru enam bulan berlangsung aku sudah merasa keinginan ku sudah terpenuhi (kecuali satu hal). Yaps, mulai dari karir, masalah kantong, jalan-jalan, pergi ke Thailand. Semuanya hadir dengan seksama dan aku sangat menikmatinya. Bahkan aku merasa tidak terlalu memaksa ini itu terjadi di hidupku.
Mulai dari NOL juga berarti aku juga harus merombak ulang skripsiku. Skripsi, sidang, wisuda masih menjadi visi yang gagal total. Keinginan untuk wisuda oktober lenyap, karena yudisium tanggal 5 September, sedangkan aku dijanjikan untuk sidang minggu kedua september juga. Sehingga aku merasa lebih baik aku memperbaiki skripsiku daripada yang kemarin yang terkesan asal jadi saja. Sehingga mari aku muali ini semua dari nol.
Langkah awal tentunya akan sangat berat. Sama seperti setiap pekerjaan yang lainnya akan sangatlah berat saat memulai. Mari memulai semuanya dari nol. Toh tidak ada salahnya menjadi gelas kosong yang siap diisi oleh air jernih, nutrisari jeruk, pun dengan jamu gendong yang super pait. Daripada menjadi gelas yang sudah terisi susu milo, tapi tidak pernah diminum sampai basi.
(Note ini hanya menjadi pemikiran positifku ditengah redupnya suasana hati, sayunya mata ini, beratnya beban untuk ijin sekali lagi untuk uang saku ke Ayah Ibu, perihnya melihat teman-teman seangkatan sudah mengacungkan tangan untuk melanjutkan masa depan, tapi aku justru tercecer di belakang)
Selasa, 16 Juli 2013
ALHAMDULILLAH 22 :)
Alhamdulillah.. ruaaarrr biasaaaaa!! Alhamdulillah, beribu, juta, milyar syukur padaMu ya Rabb.
Tahun ini sudah 22, dan gak tahu kenapa semua segala cita-cita bahkan yang gak ada di daftar tahun ini hadir dalam hidup ini. It's been amazing year for me, exactly! Gak pernah nyangka aku ada di posisi ini. Mendapatkan segala berkahMu Ya Allah. Teman, rekan sejawat, bahkan sahabat yang luar biasa. Yang selalu bisa diambil sisi positifnya. Terimakasih untuk kalian semua. Mulai dari teman Imersi, hingga HI. Dari IOP sampai ke AYERA. Banyak banget kesempatan, pengalaman, pelajaran yang ku ambil tahun ini. Ibarat kata bukan hanya satu anak tangga, namun pengalaman dua atau tiga tangga yang aku rasakan. Doa orang tua yang selalu mengiringi tentu menjadi salah satu amunisi. Ayah dan Ibuk, terimakasih untuk semuanya. Semoga anakmu ini bisa menjadi "orang" dalam waktu dekat ini. Alhamdulillah, sungguh luar biasaaaa. Perasaan ini sesenang ketika masuk Unair lewat jalur PMDK. Kenangannya akan terbayang hingga tahun-tahun mendatang. Terbukti bahwa, segala yang dilakukan dengan sepenuh hati dan kasih sayang akan bebuah manis yang tak terlupakan.
To dearest sempakers HIUA09. Gak tahu harus ngomong apa, bahagia, bangga, sedih, merana aku telah menjadi bagian dari kalian. Empat tahun, mulai dari ospek, ngurusin MK, HI Anniv, HI Cup, Acara hura-hura, hina dan saling cela menjadi hiasan di perjalanan kita untuk meraih cita dan cinta. Aku hanya seorang anak Rembang yang hanya bermodalkan tekad bahkan dibilang nekad untuk berani disini menjadi bagian dari keluarga HI. Sungguh apa yng ku lakukan untuk kalian ialah dengan sepenuh hati. Tak pernah terbesitpun untuk memperjelek citra kalian. Segala hinaan dan celaan mungkin tersirat karena lidah yang terlampau tajam. Merana karena waktu kita hampir usai, setiap individu dari kita akan mengejar karir yang ingin dicapai. Semoga sukses untuk kita semua, aku bangga dan cinta menjadi bagian dari kalian. From the deepest of my heart, I wanna say THANK YOU! Thanks to YOU.
Tahun ini sudah 22, dan gak tahu kenapa semua segala cita-cita bahkan yang gak ada di daftar tahun ini hadir dalam hidup ini. It's been amazing year for me, exactly! Gak pernah nyangka aku ada di posisi ini. Mendapatkan segala berkahMu Ya Allah. Teman, rekan sejawat, bahkan sahabat yang luar biasa. Yang selalu bisa diambil sisi positifnya. Terimakasih untuk kalian semua. Mulai dari teman Imersi, hingga HI. Dari IOP sampai ke AYERA. Banyak banget kesempatan, pengalaman, pelajaran yang ku ambil tahun ini. Ibarat kata bukan hanya satu anak tangga, namun pengalaman dua atau tiga tangga yang aku rasakan. Doa orang tua yang selalu mengiringi tentu menjadi salah satu amunisi. Ayah dan Ibuk, terimakasih untuk semuanya. Semoga anakmu ini bisa menjadi "orang" dalam waktu dekat ini. Alhamdulillah, sungguh luar biasaaaa. Perasaan ini sesenang ketika masuk Unair lewat jalur PMDK. Kenangannya akan terbayang hingga tahun-tahun mendatang. Terbukti bahwa, segala yang dilakukan dengan sepenuh hati dan kasih sayang akan bebuah manis yang tak terlupakan.
To dearest sempakers HIUA09. Gak tahu harus ngomong apa, bahagia, bangga, sedih, merana aku telah menjadi bagian dari kalian. Empat tahun, mulai dari ospek, ngurusin MK, HI Anniv, HI Cup, Acara hura-hura, hina dan saling cela menjadi hiasan di perjalanan kita untuk meraih cita dan cinta. Aku hanya seorang anak Rembang yang hanya bermodalkan tekad bahkan dibilang nekad untuk berani disini menjadi bagian dari keluarga HI. Sungguh apa yng ku lakukan untuk kalian ialah dengan sepenuh hati. Tak pernah terbesitpun untuk memperjelek citra kalian. Segala hinaan dan celaan mungkin tersirat karena lidah yang terlampau tajam. Merana karena waktu kita hampir usai, setiap individu dari kita akan mengejar karir yang ingin dicapai. Semoga sukses untuk kita semua, aku bangga dan cinta menjadi bagian dari kalian. From the deepest of my heart, I wanna say THANK YOU! Thanks to YOU.
Minggu, 07 Juli 2013
07/07
Tanggal tujuh di bulan ke tujuh. Angka tujuh menurut agamaku itu sakti. Tujuh lapisan langit, tujuh tingkatan surga dan neraka. Ada cerita tujuh bidadari, Putri salju dengan tujuh kurcaci. Semua dengan tujuh. Tapi terserahlah, tulisan ini merupakan yang pertama sejak aku sudah lama tidak menulis hal-hal random dan galau lagi di blo ini. Mungkin keasyikan dengan dunia maya baru dengan hape baru (narsis, hehehe).
Baiklah, dalam kesempatan kali ini aku merasa ingin cross check apa saja yang sedang ku lakukan dan sudah terlewatkan serta yang belum dan menjadi tantangan. Sesudah membuka beberapa postingan lawas tadi aku geli sendiri membaca bagaimana ambisius diri ini, berasa esok benar-benar misteri. Tapi apa mau dikata itulah yang dinamakan jalan terjal menggapai mimpi. Namun aku telah merasa PUASS dengan apa yang menjadi to do listku sepanjang tahun. Jujur 2013 mungkin baru separuh jalan, namun list-listku hampir semua tersampaikn. Bali, dengan segala kenekatan aku berangkat disana untuk pertama kalinya. Jogja, mungkin kecil dulu pernah, namun liburan bersama kawan kemarin menjadi istimewa. Thailand, atau mungkin seharusnya "Naik Pesawat" pertama, ke luar negeri pertama itu menjadi bagian yang penting dalam hidup. Jadi OS di IOP juga sudah. Tinggal SATU PR besarnya, SKRIPSI dan WISUDA! hahahaha
Waktu itu tidak bisa bohong, esok mungkin memang misteri. Namun sebagai manusia untuk memiliki visi dan misi di hari nanti itu pasti. Aku memang memiliki mimpi-mimpi liar yang untuk sekedar membayangkannya terkadang sungguh tak masuk akal. Namun mimpi kan gratis, dan mengajarkan nilai baik untuk tidak apatis. Setidaknya dalam kehidupan yang dinamis memang tidak ada jalan yang otomatis, semua harus melalui proses dan bahkan juga bisa kejadian yang sifatnya siklis. Sekali lagi I'm so blessed dengan apa yang terjadi enam bulan ini. Rasanya segala misi telah accomplished, kecuali... Namun secepatnya segala sesuatunya akan menjadi kenyataan. Mungkin Agustus akan ada list-list baru untuk what to do or not to do...
Baiklah, dalam kesempatan kali ini aku merasa ingin cross check apa saja yang sedang ku lakukan dan sudah terlewatkan serta yang belum dan menjadi tantangan. Sesudah membuka beberapa postingan lawas tadi aku geli sendiri membaca bagaimana ambisius diri ini, berasa esok benar-benar misteri. Tapi apa mau dikata itulah yang dinamakan jalan terjal menggapai mimpi. Namun aku telah merasa PUASS dengan apa yang menjadi to do listku sepanjang tahun. Jujur 2013 mungkin baru separuh jalan, namun list-listku hampir semua tersampaikn. Bali, dengan segala kenekatan aku berangkat disana untuk pertama kalinya. Jogja, mungkin kecil dulu pernah, namun liburan bersama kawan kemarin menjadi istimewa. Thailand, atau mungkin seharusnya "Naik Pesawat" pertama, ke luar negeri pertama itu menjadi bagian yang penting dalam hidup. Jadi OS di IOP juga sudah. Tinggal SATU PR besarnya, SKRIPSI dan WISUDA! hahahaha
Waktu itu tidak bisa bohong, esok mungkin memang misteri. Namun sebagai manusia untuk memiliki visi dan misi di hari nanti itu pasti. Aku memang memiliki mimpi-mimpi liar yang untuk sekedar membayangkannya terkadang sungguh tak masuk akal. Namun mimpi kan gratis, dan mengajarkan nilai baik untuk tidak apatis. Setidaknya dalam kehidupan yang dinamis memang tidak ada jalan yang otomatis, semua harus melalui proses dan bahkan juga bisa kejadian yang sifatnya siklis. Sekali lagi I'm so blessed dengan apa yang terjadi enam bulan ini. Rasanya segala misi telah accomplished, kecuali... Namun secepatnya segala sesuatunya akan menjadi kenyataan. Mungkin Agustus akan ada list-list baru untuk what to do or not to do...
Rabu, 29 Mei 2013
Karena Dunia Gak Seciut Daun Kelor
Halo... ahirnya aku pulang dari Thailand. First flight and first going abroad. Pengalaman 10 hari 10 malam yang kao diceritakan pasti akan menyaingi ketenaran buku "9 Summers 10 Autumns". Oke banget pokoknya. Sesungguhnya jujur Bangkok itu bagus, tapi aku belum menemukan keistimewaan dan kemacetan disana membuat ku berfikir ulang untuk kembali kesana. Panas, sama sih seperti disini. Tempat belanja, ya paling lebih murah lima sampai sepuluh ribu dari sini. Tapi satu hal memang aku rindu dengan suasana AYRA. Aku rindu dengan staffnya, aku rindu dengan para delegasi dari sepuluh negara dan lain sebagainya.
Sungguh beruntung, sungguh menyenangkan, sungguh mengharukan. Aku yang bukan siapa-siapa dan entah dari desa mana mampu naik pesawat terbang. Kalau kata temanku mungkin orang pertama yang ke Thailand tanpa status TKI/W. Bersyukur bertemu dengan orang-orang hebat baru. Orang yang lebih sabar, lebih cerdas, lebih gila dan sebagainya. Aku haru, aku sendu, pun aku ragu. Ragu atas semua yang aku impikan. Ragu atas semua yang aku yakini bahwa jalan ini benar.
Dunia ini begitu luas. Terdapat banyak orang luar biasa yang bisa kita temui. Langit akan selalu tak terbatas. Namun segala impian dan anganku sepertinya hanya terbatas akan sejauh mata memandang. Bukan merupakan air yang selalu mengalir dan tak beriak karena dia dalam. Tapi dalam perjalanan hidup ini aku masih merasakan ketakutan akan bayang-bayang kegagalan. Gagal untuk tenang, gagal untuk membagiakan orang-orang yang ku sayang. Dan gagal untuk mengahadirkan kepercayaan diri dan pribadi yang matang.
Langganan:
Postingan (Atom)